Archive for September, 2013

Arkib

bookshelf-home

Namamu
namaku
menghilang di antara muka-muka surat
ketika semalam tertambat
ke satu ruang
yang tidak tergambarkan.

Kesamaran pun terus
menyelimuti
jutaan mimpi dan ilusi
tercatat pada lembaran
yang tersimpan di rak antik
di sebuah rumah lama.

Akhir sekali
siapa yang malang, siapa yang gemilang
siapa yang pergi, siapa yang mengingati
tidak bermakna lagi
bila kita tidak lagi di sini.

 
Rifhan Rasuli, September 2013
Kuantan